Jumat, 10 April 2009

Warnet di Jepang: mahal, cepat dan mulai berubah fungsi










kita lihat-lihat seperti apa sih WarNet (Internet Cafe) di Jepang sana.
Seperti juga di Indonesia, internet cafe di Jepang juga cukup banyak walaupun boleh dibilang hampir setiap rumah sudah mempunyai koneksi internet. Dan kebanyakan juga buka selama 24 jam.

Ada beberapa hal mendasar yang membedakan antara WarNet disana dibandingkan dengan disini yaitu harga (mahal banget), kecepatan (cepet banget), kebutuhan (kaga cuma untuk internet)
Bicara mengenai harga, seperti biasa apa sih yang murah disana? Lama penyewaan mulai dari 15 menit sampai setengah hari dengan biaya rata-rata sekitar 500 Yen (sekitar 50.000 rupiah) untuk 15 menit dan 1500 Yen (150 ribu rupiah) untuk 7-9 jam.

Nah, kalau bicara kecepatan sih tidak usah ditanya, rata-rata kecepatan internet disana saat ini minimal 10 Mbps jadi pasti jauh lebih cepat dibandingkan disini (Indonesia).

Internet cafe di Jepang juga kebanyakan tidak hanya sekedar tempat untuk ber-internet ria tetapi juga biasanya kita bisa membaca buku komk (manga) secara gratis dengan koleksinya yang lumayan banyak.
Dan bicara mengenai tempat itu sendiri, mereka biasanya membaginya dalam 2 bagian yaitu ruangan terbuka dan ruangan tertutup untuk privasi dengan bentuk bilik-bilik kotak (cubicles).

Dan tergantung permintaan, kita bisa memilih untuk satu bilik bisa diisi 1 orang, 2 orang atau lebih dari 2 orang. Dan kadang, mereka juga menyiapkan 2 komputer dalam satu bilik.

Sebagian besar bilik tersebut sudah dilengkapi dengan berbagai macam alat, mulai dari komputer itu sendiri, webcam, mic dan juga TV untuk menonton.

Bagi anda yang perokok seperti kami, jangan kuatir mereka juga menyediakan tempat bagi para perokok, lihat aja foto dibawah, itu ada asbak kan??
Walaupun sedikit mahal untuk ber-internetan disini, ada satu hal yang lumayan membuat kita sedikit senang yaitu kita bisa minum sepuasnya sampai kembung karena biasanya mereka mempunyai satu tempat untuk menyediakan berbagai macam minuman dan untuk makanan kecil, harus bayar sih.
Terakhir, bicara soal kebutuhan, belakangan ini ternyata internet cafe disana tidak sekedar untuk internet tetapi juga sebagai tempat tidur bagi orang-orang tertentu seperti pekerja paruh waktu atau sama seperti Love Hotels digunakan juga untuk tempat untuk bermalam bagi orang yang sudah ketinggalan kereta.

Alasannya sama saja dengan Love Hotels, yaitu internet cafe jauh lebih murah dibandingkan dengan mereka menginap di hotel, ditambah selain bisa tidur, mereka juga bisa internetan, baca komik (manga), mandi air hangat (ada kamar mandi tetapi harus bayar biasanya) bahkan minum sampai kembung.

Satu hal yang sebenarnya sekarang menjadi masalah tersendiri bagi pemerintah disana seiring dengan meningkatnya pengganguran dan juga orang yang mendadak tidak punya tempat tinggal (homeless) adalah keberadaan internet cafe sudah mulai berubah fungsi sebagai rumah sementara bagi mereka yang tidak punya tempat tinggal.

Dalam Mengelola Warnet

Product Price Place Promotion

Prinsip pemasaran adalah bagaimana kita menganalisa kebutuhan pelanggan dan membuat keputusan yang bisa memuaskan pelanggan kita lebih dari para pesaing dan berujung kepada terjadinya transaksi penjualan yang lebih baik pula.

Mengelola sebuah warnet dibutuhkan konsentrasi dan kiat kiat manajemen agar usaha kita dapat bersaing dan memperoleh keuntungan yang optimal. 4P adalah sebuah istilah dalam ilmu manajemen yang juga dikenal dengan istilah Marketing Mix. 4P yang dimaksud di sini adalah:

* Product
* Price
* Place
* Promotion

Setiap pengusaha warnet harus mampu mengelola secara optimal unsur unsur dalam 4P tersebut.

Product

di Warnet, produk utama kita tentunya adalah layanan koneksi internet. Dalam memasarkan produk ini tentunya kita dituntut untuk bisa memberikan warna yang berbeda dari saingan saingan kita yang notabene punya produk yang sama. Kita sebenarnya bisa mencontoh persaingan di operator seluler. Operator seluler boleh dibilang cuma punya sedikit produk yang utama: komunikasi suara dan teks. Namun coba perhatikan, begitu kreatifnya operator seluler membuat derivatif produk sehingga masyarakat bisa memilih berbagai jenis produk hanya dari satu operator saja.

Apa yang membedakan produk kita dengan warnet tetangga? Jika tidak ada usaha untuk membuat variasi produk, maka jelaslah jualan kita tidak punya keunggulan sama sekali. Kita harus berusaha menganalisa kebutuhan pelanggan, pasar yang belum tergarap untuk membuat sebuah varian produk yang pada akhirnya menyasar pasar tertentu.

Price

Setelah kita memiliki produk, maka konsentrasi berikutnya adalah mengelola harga jual. Maaf saja kalau saya katakan pengusaha pengusaha warnet umumnya adalah pengusaha miskin inovasi dan cuma berkutat di perang harga. Kemiskinan inovasi ini bisa kita lihat dari model pentarifan yang statis dan hampir tidak pernah berubah. Padahal harga adalah variabel yang bisa kita mainkan.

Memainkan variabel harga akan menunjang varian produk. Katakanlah: ada harga khusus buat member/anggota, harga khusus pelajar, harga khusus bagi mereka yang mengakses lebih dari sekian jam, harga khusus buat mereka yang datang berkelompok :-).

Harga khusus tidak selalu berarti pemotongan harga. Pernahkah anda mengeksplorasi kemungkinan kemungkinan ini? Apakah anda membedakan harga antara jam ramai dan jam sepi? antara hari ramai dan hari sepi? antara bulan ramai dan bulan sepi?

Place

Pemilihan tempat hanya bisa dilakukan oleh mereka yang sedang berencana untuk mulai berbisnis warnet. Jika mereka yang sudah berjalan, maka tempat sudah merupakan hal yang tidak bisa di utak atik lagi dari sisi posisi. Yang bisa kita optimalkan adalah sisi kenyamanan. Sebuah warnet tidak perlu mewah untuk menjadi nyaman. Kebersihan dan kerapihan adalah faktor yang penting. Hal hal kecil seperti rajin membersihkan keyboard, mouse dan layar bisa jadi membantu meningkatkan posisi warnet di mata pelanggan. Cobalah berpikir sebagai pelanggan pada saat-saat tertentu dan rasakan apakah warnet kita cukup memberikan kenyamanan bagi pelanggan kita?

Dalam persaingan warnet yang ketat, sebuah kelebihan kecil bisa memberikan kita keunggulan dalam bersaing.

Promotion

Jika ketiga “P” di atas sudah kita kelola dengan baik maka untuk optimalisasi terakhir: lakukanlah promosi. Sebab bagaimana bisa warnet anda dikenal oleh pelanggan tanpa di promosikan. Promosi pun harus mampu menuju pasar yang kita target. Salah satu trik promosi yang sering saya lihat dilakukan oleh warnet adalah dengan memajang besar-besar tulisan “the fastest internet”. Ini bukanlah trik promosi yang baik. Dengan kondisi kecepatan dan lebar akses yang hampir sama, semua warnet bisa mengaku yang tercepat, ini bagaikan iklan kecap, semuanya mengaku no. 1.

Jadikanlah Product, Price dan Place sebagai dasar promosi. Jika koneksi internet yang anda gunakan termasuk istimewa, jadikanlah sebagai sebuah kejutan bagi pelanggan anda.

DAFTAR DNS

OpenDNS - sangat di sarankan karena akan memblokir situs tidak baik & cukup stabil.

* 208.67.222.222
* 208.67.220.220

DNS Telkom

202.134.0.62 ——> dns1 telkom
202.130.196.5 ——> dns2 telkom
203.130.196.6 ——> ns1 telkom
202.134.2.5 ——> ns2 telkom
202.134.1.5 ——> ns3 telkom
202.134.0.155 ——> nsjkt1 jakarta
202.130.196.155 ——> nsjkt3 jakarta
61.94.192.12 ——> nsdpr1 denpasar
202.134.1.10 ——> nssby1 surabaya
203.130.208.18 ——> nssmg1 semarang
203.130.206.250 ——> nsmdn1 medan
203.130.209.242 ——> nsbpp balikpapan
203.130.193.74 ——> nsbtm1 batam
125.160.10.2 ——> nsnad1 aceh

Tip memilih DNS

1. pilihlah lokasi yang terdekat dengan anda atau….
2. lakukan ping ke dns tersebut, carilah waktu reply tercepat.

Mempercepat koneksi speedy

Atas permintaan rekan-rekan untuk mengetahui bagaimana teknik mempercepat koneksi speedy, kami akan ulas kembali hal tersebut. Teknik ini bukan teknik hacking modem ataupun hacking speedy. Tidak ada cara ‘kekerasan’ yang kami pakai. Untuk rekan rekan di Telkom jangan khawatir teknik yang kami gunakan sekedar mengefektifkan kualitas bandwidth speedy. Murni perhitungan kecepatan dan software. Pada prinsipnya teknik ini bisa digunakan untuk tipe koneksi lainnya.
1. Cek latency ping dengan cara melihat kecepatan ping untuk alamat DNS/IP yang anda gunakan. Bila kecepatan ping masih diseputar 50ms berarti koneksi anda ke DNS masih relatif normal.
2. Cek juga hops tracert alamat DNS/IP yang anda gunakan. dengan perintah tracert.
DUa hal tadi bisa menggunakan perintah di command prompt.
Kami menemukan rata rata latency yang terbaik untuk speedy pada DNS
202.134.0.155/61.94.192.12.
Cari DNS-DNS telkom yang tercepat latency pingnya.dan paling sedikit hopsnya.
Menggunakan openDNS (208.67.222.222/208.67.220.220) meski dianggap aman dari spyware dan situs-situs yang berbahaya, tidak disarankan karena latencynya hingga 800ms.
2. Kecepatan tidak hanya dilihat dari akses anda ke DNS tapi juga penggunaan lokal DNS dan DNS cache sedikit banyak mengoptimalkan kecepatan akses. Terlebih bila Local DNS anda support terhadap koneksi offline.
3. Seringkali kita juga bermasalah terhadap cache yang tiba tiba penuh hingga menyebabkan akses ke DNS menjadi lambat. Atur supaya cache anda bisa refresh secara otomatis.
4. Banyak koneksi mengalami gangguan dalam pengiriman data, sehingga perlu diperlukan beberapa teknis shaping untuk mengatasi itu. Ini bisa dilihat dari perbandingan antara upstream dan downstream (non simetris loh) yang sekitar 1:1. Misal anda telah menerima data 1 MB dan Mengirim data 1 MB. Teknik shaping ini diperlukan untuk optimalisasi lanjutan.
5. Gangguan ini juga bisa diakibatkan karena posisi modem yang terinterfensi listrik. Ataupun kabel telepon yang berdekatan dengan kabel listrik. Cek SMR modem anda.
6. Menggunakan akselerator (SSH tunneling) ke server yang terdekat/terpendek.
7. Kami juga menggunakan prinsip kerja torrent/download mass, sehingga pada trafic yang penuh justru server bekerja secara optimal. Ini berhubungan dengan perhitungan cache temporary di server. (mirip squid lah di UNIX).
Demikian teknik percepatan koneksi speedy. Dengan teknik ini kami mencoba test kecepatan terhadap server di Eropa masih diatas 300 Kbps (kecepatan internasional).

teknik tambahan untuk mempercepat koneksi dengan mematikan QOS windows (menggeser dari 20% ke 0%). Mematikan sistem restore. Mendefrage harddisk anda, diskcleanup, dan menon-aktifkan automatic update.